Senin, 25 November 2013

Keutamaan Berdzikir Sendirian

Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya: Zuhair bin Harb menuturkan kepadaku demikian juga Muhammad bin al-Mutsanna. Mereka semua menuturkan dari Yahya al-Qaththan. Zuhair mengatakan, Yahya bin Sa’id menuturkan kepada kami dari Ubaidillah. Dia berkata, Khubaib bin Abdurrahman mengabarkan kepadaku dari Hafsh bin ‘Ashim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

Minggu, 10 November 2013

Daftar julukan kota di Indonesia

Beberapa Julukan Kota di Indonesia yang dimuat wikipedia,

Sumatera

Jumat, 08 November 2013

Oleh-Oleh Haji

Akhir Bulan Dzulhijjah 1434 lalu banyak jamaah haji Indonesia yang tiba di Kampung Halaman masing-masing, tentu dengan semangat baru  dalam bingkai yang positif, karena mengharap Haji Mabrur. Biasanya setelah pulang dari sana banyak tamu yang berkunjung (Ziarah) ke rumah orang yang berhaji tersebut. Tamu disuguhi cerita perjalanan haji di sana, baik dari ritual ibadah, kemegahan bangunan di sana, keberagaman manusia dari berbagia penjur dunia.

Sabtu, 02 November 2013

Banyak Kijing di Makam

salah satau makam di desa pintu
Jika anda ikut memakamkan sanak saudara atau tetangga di Pemakaman Umum, tentu Anda tahurealita makam di Indonesia ini, kelihatan padat, semrawut, juga banyak kijing...bahkan sebagian diberi rumah-rumahan di atas kijingnya. di Kota Jogjakarta, kalau memakamkan mayar biasanya membutuhkan tukang gali kubur (bayaran), kadang mereka agak kesulitan menggalinya, karena lokasi sempit, banyak kijing, dan saling berdekatan antara makam satu dengan yang lain.,
Jika kebiasaan mengkijing makam itu tidak dihetikan akan memadati makam, seperti bangunan saja..sehingga hampir menutupi lahan pemakaman.

Pergaulan Remaja

Bagi orang tua yang sekarang ini mempunyai anak remaja umuran SMP ke atas selayaknay lebih hati-hati dibanding  dengan jaman tahun 1980 an, Kemajuan Teknologi Informasi memudahkan penyebaran informasi, komunikasi, berita baik yang positif maupun negatif.Jika anak tidak dibelakali dengan sikap mental yang posiitif, bekam aqidahyang baik,,tentu resiko terjerumus dalam pergaulan bebas semakin besar. Orang tua terkadang "kebobolan' melihat  kejadian aneh yang menimpa anaknya. mengira pendioam, alim, baik ternyata sebaliknya.
Logikanya jika jaman sebelum tahun 2000 masih sedikit alat komunikasi seperti handphone , internet, pager, dll. anak bisa dipantau aktifitasnya, bisa dipantau apakah ia punya pacara atau tdiak, apakah ia berhungan dg lawanjenis atau tidak..karena jelas,,jika berhubungan  secara langsung akan kelihatan , baik di sekolah, jalan, rumah maupun tempat wisata..Mau pendekatan saja masih mikir mikir resikonya..misalkan