Rabu, 08 Juni 2016

TERKENA SENGATAN LEBAH? TIDAK USAH PANIK

Biasanya, sengatan lebah tidak membutuhkan tindakan medis. Setelah beberapa jam, rasa sakit akan membaik dengan sendirinya, kecuali jika terjadi alergi atau sengatan terjadi secara berulang-ulang.
terkena sengatan lebah tidak usah panik - alodokter

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Lebah

Senin, 06 Juni 2016

Temu Kangen Mandapo 1998 pada 10 juli 2016

Assalamu alaikum .
Alhamdulilah,,,setelah terjadi perdebatan sengit antar panitia,,setelah minimbang dan mengingat,,,,,akhirnya kami memutuskan

 "ACARA TEMU KANGEN DAN HALAL BIHALAL ALUMNI MANDAPO 98 ",,

,,,ditetapkan pada hari ahad (minggu) ,tanggal 10 juli 2016,pukul 09:00 WIB dan bertempat di GOR MAN 2 PONOROGO,,,

5 Syawwal 1437 H

Minggu, 15 Mei 2016

pernikahan Nuvita Ngadiro

hari Kamis 5 mei 2016 / 27 rajab 1437 H
merupakan hari pernikahan Nuvita dan Husain


lokasi di Dusun Ngadiro, Desa Pintu, kecamatan Jenangan,.

Minggu, 01 Mei 2016

Profil Musa, Bocah Indonesia yang Jadi Juara Ajang Hafidz Tingkat Dunia

Kabar gembira datang dari arena Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) International di Sharm El-Sheikh, Mesir yang dihelat sejak 10-14 April 2016. Adalah La Ode Musa (7), peserta termuda dan postur terkecil berhasil menjadi yang terbaik ketiga diajang lomba hafizh anak tingkat Dunia.

Musa berhasil melewati berbagai soal yang diujikan, bahkan membuat takjub para dewan hakim. MHQ Internasional Sharm El-Sheikh kali inidiikuti oleh 80 orang yang terdiri dari 60 negara. Selain Indonesia dan tuan rumah Mesir, ada Sudan, Arab Saudi, Kuwait, Maroko, Chad, Aljazair, Mauritania, Yaman, Bahrain, Nigeria, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Australia, Ukraina, dan negara-negara lainnya, demikian seperti dilansir sejumlah media online.

Panther 1992 untuk Boyongan

mobil pather meurpakan mobil yang berbahan bakar solar

cocok untuk kendaraan niaga dan keluarga juga

kita mau pindah Kontrakan (boyongan)  dari Botokenceng ke genitem Godean  Sleman

Kita mencicil barang barang (boyongan) yang kecil dengan mengunakan mobil ini

Sabtu, 16 Januari 2016

Buku Laporan Pendidikan SDN Pintu

Jaman Sekolah Dasar itu memang jaman dimana kita belajar dari tidak bisa menjadi bisa,
tidak bisa membaca jadi bisa membaca, tidak bisa menghitung jadi bisa menghitung,,,
Tiap habis ujian THB...CAWU biasa terima RaPORT (rapor)
biasa disebutkan Juara I hingga III

Ketika jadi Juara,,yang bangga biasanya orang tuanya,
kita masih kecil tidak tahu apa itu kebanggan, tahumya kalau dapat hadiah senang saja..

Seingat saya  yang biasa jadi Juara tuh , Sri Mulyani (Desan), Zainal arifin (krajan) dan Saya waktu itu (SD....)
Peringkat sih naik turun,,kadang juara 1,kadang juara 2 kadang juara 3

terpaksa jadi Ketua, Nekat Saja

Saya Teringat tahun 2002 ketika ada acara sewindu AMIKOM, diadakan berbagai acara di Kampus, salah satunya acara Lomba Pidato bahasa Inggris tingkat SMU/SMK se-DIY. Seingat saya waktu itu acara dirapatkan di Rapat Umum ..Sterring Commitee kalau  tidak salah (namanya), karena mungkin ada yang kurang setuju atau hal lain, maka ditiadakan,
Namun ketika itu khan di Amikom ada UKM AMIKOM English Club (AEC), waktu itu ketuanya adalah   Linda Setiawati , Wah...ini kesempatan Promosi (UKM kampus dan AMIKOM) ...maka perlu diadakan..!!!
Karena saya pernah ikut kegiatan AEC, dikarenakan mau meningkatan  skill dalam berbahasa Inggris, maka kita diskusi ,,dan hasil  bincang bincang dengan teman teman ingin  tetap  mengadakan Lomba Pidato Bahasa Inggris dengan memisahkan diri dari kepanitiaan sewindu AMIKOM,

Minggu, 10 Januari 2016

ILMU YAKIN ?

Minggu lalu saya dapat rejeki, waktu pulang dari satu tempat saya melihat seorang simbah-simbah berkain jarik membawa tenggok bambu sedang berjalan di pinggir jalan aspal yang ramai, langsung motor saya pepetkan di depan simbah itu..
"Ajeng ten pundi mbah? Monggo sareng leh kulo.." Saya mengajak simbah itu untuk saya boncengkan.
"Inggih mas, matur nuwun.." Tanpa ragu simbah itu naik ke boncengan, siuuutt! PW.. Posisi wuenak!
Motor saya gas pelan, ternyata siang itu saya akan dapat ilmu baru..

Namanya mbah Muji, sehari-hari jualan toge di sebuah pasar di Jogja. Kalau pagi mbah Muji diantar oleh cucunya naik motor sejauh 6 kilometer, cucunya lanjut kerja sampai sore sehingga tidak bisa menjemput mbah Muji ke pasar. Bubaran pasar jam 11 siang, mbah Muji pulang dengan naik bis, turun di perempatan jalan besar, lalu harus berjalan kaki 3 kilo sampai ke rumah di siang hari yang panas itu..

Kamis, 08 Oktober 2015

kontrakan di Genitem Sidoagung Godean

Hari  AHAD 4 Oktober kemarin, kita suvey untuk calon kontrakan selanjutnya ( sambungan dari Kontrakan Botokenceng) yang berlokasi di Geniyem RY 06 Sidoagungm Godean, Sleman, Yogyakarta.Selain untuk bisnis kontrakna tersebut ya difungsikan untuk tempat tinggal, pilihan itu fix  setelah dipertimbangkan dan dibandingkan dengan lokasi yg lain berdasarkan survey langsung, maka kita putuskan untuk sewa rumah tersebut sehingga Rabu 7  Oktober 2015 kemarin Deal dan saya bayar tunai ke pemiliknya untuk sewa 2 tahun, meskipun di desa, kita berharap bisnis tetap jalan dan lebih berkembang (maju)

Info rumah tersebut berasala  dari group info Konytakan Jogja di FAcebook,

Pernikahan Lia dan Ruli Yogyakarta

Bulan lalu tepatnya hari Ahad 27 September 2015, kita mendapat undangan pernikahan mbak apilia Santifani MPd  binti Agustin Ali Pahsan dengan mas Ruly Manende S.Sos. bin Teguh Alamsyah dari OKU Selatan SUmsel,  LOkasi  Resepsinya di  Pendopo Suryo Puri Jl Kadipaten 103-105 Yogyakarta (Barat Pasar Ngasem)

Sabtu, 19 September 2015

Kisah ambruknya sang raja bimbingan belajar Primagama

ita Terkait
DPR: Batavia Air harus bertanggung jawab pada penumpang
Kaget Batavia Air pailit, calon penumpang beri ultimatum
Angkasa Pura II siapkan posko pelayanan penumpang Batavia Air





Merdeka.com - Kisah hidup Purdi E Tjandra berkali-kali dibukukan dan tak terhitung lagi dibicarakan dalam seminar-seminar motivasi. Dia adalah sang raja bisnis bimbingan belajar dan termasuk salah satu pengusaha yang perjalanan kariernya dinilai bagus sebagai bahan motivasi masyarakat yang sedang ingin merintis usaha.

Lahir di Lampung, 9 September 1959, Purdi lahir dari keluarga miskin, pasangan Siti Wasingah dan Mujiyono yang merupakan transmigran asal Jawa Tengah. Sejak kecil, Purdi sudah membantu orang tuanya berdagang lantaran keterbatasan biaya.

Saat sekolah menengah pertama, dia telah beternak ayam dan bebek. Walau membantu orang tua, Purdi tak melupakan sekolahnya.
Memasuki masa SMA, dia meminta sang ayah agar diizinkan bersekolah di Yogyakarta. Lantaran berotak encer, Purdi diterima di banyak universitas. Tak tanggung-tanggung, dia secara bersamaan menjalani kuliah di 4 jurusan yang berbeda, Psikologi, Elektro, Sastra Inggris, dan Farmasi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan IKIP Yogyakarta.

Namun, kehidupan kampus menurutnya tidak memberi bekal apa-apa untuk bertahan hidup. Akhirnya, Purdi memutuskan banting setir menjalani aktivitas wiraswasta seperti masa kecilnya dulu. Dia lepas semua kuliahnya, dan tidak khawatir meski berstatus drop out.

Pada 1982, Purdi melihat banyak pelajar yang belajar ekstra keras untuk menembus perguruan tinggi. Terlihat anak-anak SMA dekat kosnya belajar kelompok supaya lulus Sipenmaru. Terlintaslah ide bisnis untuk membantu mereka agar mudah mengerjakan soal-soal penerimaan mahasiswa baru.

Bermodalkan sedikit patungan beberapa teman sesama mahasiswa UGM, Purdi mendirikan Primagama. Dia menjual sepeda motor seharga Rp 300.000, menyewa rumah kecil, menyekat ruang tamunya menjadi dua. Biaya les saat itu Rp 50.000 untuk dua bulan.

Ada satu trik unik yang selalu Purdi sampaikan dalam seminar wirausaha soal caranya merintis bisnis. Dia awalnya kesulitan mendapat peserta les. Namun, ketika salah satu murid bimbingannya membawa motor, dia meminta anak itu mengajak teman lain datang les gratis juga. Syaratnya, mereka turut membawa kendaraan roda dua.

Alhasil, halaman kantor Primagama ramai sepeda motor. Banyak murid SMA lain tertarik mendaftar, karena mengira lembaga bimbingan belajar itu diikuti oleh anak-anak orang kaya.

Terobosan berikutnya dari Purdi adalah menerapkan sistem uang kembali jika peserta les tidak diterima di kampus idaman. Terobosan lain adalah konsep bimbingan khusus rahasia soal-soal ujian penerimaan perguruan tinggi.

Segenap usaha itu membuat Primagama menjadi penguasa bisnis bimbingan belajar di Indonesia. Di pertengahan 1990, semakin banyak yang berusaha menyaingi Purdi, namun Primagama tetap berkibar dan jadi salah satu bimbingan belajar prestisius di Tanah Air.

Di masa jayanya, pertengahan 2000, omzet usaha bimbingan belajar mencapai Rp 600 juta per bulan atau Rp 70 miliar setahun. Hingga 2012, cabang Primagama di seluruh Indonesia mencapai 756 unit. Purdi cepat mengerek Primagama karena mengubahnya menjadi merek dagang yang dilindungi hak paten, serta mempermudah pembukaan cabang dengan sistem waralaba.

Nama Primagama diubah tidak sekadar merek lembaga bimbingan belajar, namun juga usaha media, event organizer, sampai perbukuan.

Semua cerita sukses itu membuatnya didapuk menjadi salah satu wirausahawan panutan. Dia sempat menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) cabang Yogyakarta dan pengurus Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) DIY.

Purdi Tjandra juga mendirikan Entrepreneur University (EU) pada 2003. Salah satu misinya mencetak semakin banyak pengusaha di negara ini dengan cara-cara unik menjurus provokatif. Beberapa slogan EU yang menarik perhatian khalayak adalah BODOL (Berani Optimis Duit Orang Lain) dan ATM (Amati Tiru Modifikasi).

Seakan terpengaruh kisah hidupnya dulu yang dikecewakan kampus, suami Triningsih Kusuma Astuti ini dalam seminar-seminarnya sering meminta masyarakat jangan terlalu mengandalkan sekolah. Menurutnya, menjadi pengusaha itu tidak butuh pintar.

Kini semua capaian yang inspiratif itu ternoda. Purdi kena masalah karena terlambat membayar utang Rp 12 miliar dari BNI Syariah. Awalnya, Purdi menerima fasilitas kredit dalam bentuk akad pembiayaan murabahah oleh BNI Syariah.

Pemberian pembiayaan itu dilakukan pada 29 Agustus 2007 dengan jumlah Rp 3,3 miliar dan 9 Mei 2008 senilai Rp 20,9 miliar.

Tapi, sejak dua tahun lalu, pembayaran cicilan pinjaman tersebut mulai seret. Tiga kali somasi tak digubris pihak Purdi, BNI langsung menyeretnya ke Pengadilan Niaga Jakarta.

Putusan keluar. Sang raja bimbingan belajar itu dianggap tak mampu membayar kewajibannya, alias diputus pailit. 

Penyitaan aset kini sudah membayangi langkah Purdi ke depan. Namun, sejauh ini, bos Primagama itu belum menyerah. Melalui kuasa hukumnya Bambang Heriarto, dia mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Purdi sering mengajak peserta seminarnya agar terus bangkit ketika bangkrut. Sekarang, sampai semua persolan yang melilitnya tuntas, maka sang raja bimbingan belajar itu giliran mengalami ambruk, seperti yang biasa dia ajarkan.


Reporter : Ardyan Mohamad | Kamis, 13 Juni 2013 16:56

Senin, 24 Agustus 2015

Tarif Pos Indonesia Naik 12 Agustus 2015

Diberitahukan kepada seluruh pengguna jasa Pos Indonesia, bahwa telah dilakukan penyesuaian tarif jasa Pos Indonesia untuk Pos Kilat, Pos Kilat Khusus, dan Pos Ekspres yang berlaku mulai tanggal 12 agustus 2015 , Terimakasih atas kepercayaan anda menggunakan jasa Pos Indonesia 
Pos Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2015

Jadwal Kegiatan Muktamar Ke-33 NU di Jombang Jawa Timur

 Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan membuka perhelatan Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur.
Berdasarkan rilis yang diterima Okezone, Sabtu (1/7/2015), orang nomor satu di Indonesia itu diperkirakan akan membuka Muktamar pada pukul 20.00 WIB malam nanti.
Usai dibuka Presiden, Muktamar akan dilanjutkan dengan pembahasan berbagai persoalan kekinian dan pemilihan Rois 'Am dan juga Ketua Umum PBNU melalui sidang Komisi hingga pleno. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkaian acara Muktamar ke-33 NU di Jombang Jawa Timur:

Renovasi Kontrakan Botokenceng

Setelah tahun kedua mengontrak  rumah mbah  siwar Botokenceng (maret 2015)
kita meminta renovasi  dengan  memberi atap pada teras depan
terlaksana pada 3 Mei 2015
jadi sebulan lebih setelah perpanjangan



Surat Terbuka Ustadz Fadzlan: Terima Kasih GIDI

 Seusai kembali dari Tolikara, Ustadz terkenal asal Papua, yakni Ustadz Fadzlan Garamatan, mengatakan ada hikmah di balik peristiwa tersebut. Ketua Tim Pencari Fakta Tolikara itu pun menuliskan tulisan singkat berupa surat terbuka untuk Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) lewat aplikasi WhatsAppnya.
Berikut isi surat Fadzlan Garamata yang berjudul Terima Kasih GIDI.

Jumat, 31 Juli 2015

Idul Fitri 1436 H

Alhamdulillah
Idul Fitri kemarin kita bisa mudik ke Ponorogo
hari rayanya serentak Hari Jum'at 17 Juli 2015 (ormas NU dan Muhammadiyah sama)
sehingga tidak begitu ada pergesekan di tingkat masyarakat bawah
Biasanya ketika lebaran (hari raya),  banyak yang berkunjung ke tempat kerabat

Rabu, 24 Juni 2015

Timbangan digital Camry ek5055

Bagi pebisnis online maupun pebisnis kue atau lainnya
tentunya kita memerlukan timbangn untuk menimbang bahan adonean kue atau paket kiriman online kita

timbangan camry ini  ini maksimal 5 kg
jadi cicik utk pengirmana toko herbal online yang barangnya rata rata kapsul dan beratnya sekitar 1-4 kg

Senin, 22 Juni 2015

Penukaran Uang di BI Jogja bulan Ramadhan 1436 H / 2015

Info Penukaran uang di Bank Indonesia (BI) Yogyakarta selama ramdahan 1436 H

Penukaran Uang pecahan kecil baru / layak edar kepada masyarakat umum dalam rangka lebaran secara resmi dimulai 18 Juni sampai dengan 15 Juli 2015

- Layanan penukaran di dalam kantor Bank Indonesia dilakuakn setiap haru Selasa dan Kamis
(8 Juni - 2 Juli 2015)

Sabtu, 20 Juni 2015

1 Ramadhan 1436 H jatuh hari Kamis 18 Juni 2015

Setelah melalui rukyat yang dilakukan di 36 titik di seluruh Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadlan tahun 1436H/2015M jatuh pada hari Kamis, 18 Juni 2015.

Penetapan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat jumpa pers usai memimpin Sidang Itsbat Awal Ramadlan di Auditorium H.M. Rasjidi Kantor Kemenag Jl. Thamrin No. 6, Jakarta, Selasa (16/06). Bersama Menag dalam konferensi pers ini, KatumMUI KH. Din Syamsudin, Ketua MUI KH Makruf Amin, dan Dirjen Bimas Islam Machasin.

Friendster tutup lagi, apa karena kurang laku?


 Masih ingat situs jejaring pertemanan yang sangat populer di tahun 2002 – 2006?
Ya. Friendster, bisa dibilang adalah pelopor atau pionir sosial media, jauh sebelum Facebook. Di awal kehadirannya Friendster sebenarnya memperoleh sambutan yang cukup antusias dari pengguna internet, khususnya yang berusia muda. Sayang sekali, kian lama Friendster kian ditinggalkan oleh penggunanya.
Saya juga juga punya accounta FS juga lho.